News Wanita

Wanita Yang Hanyalah Rakyat Jelata Ini Menikah Dengan Pangeran! Namun Hidupnya Sekarang…

Alexandra Christina Manley lahir di Hongkong pada tahun 1964. Ayahnya berdarah campuran Inggris China, sedangkan ibunya berdarah campuran Poland dan Austria.

Austria. Kemudian ia juga menuntut ilmu di Tokyo dan di London. Bakatnya di bidang bahasa membuat Alexandra mampu menguasai berbagai jenis bahasa asing, antara lain bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Kanton, dan Jepang. Bisa dikatakan Alexandra adalah seorang wanita yang luar biasa! Tahun 1995, Pangeran Denmark yang bernama Joachim pergi ke Hongkong untuk belajar berbisnis. Ia bertemu dengan Alexandra karena urusan pekerjaan.

Tak disangaka, 5 bulan setelah pertemuan tersebut mereka memutuskan untuk bertunangan! Walaupun Alexandra lebih tua daripada Joachim, namun perbedaan ini tidak menghalangi kisah asmara mereka hingga pada akhir tahun 1995 merekapun melangsungkan pernikahan.



Foto klasik ini menjadi bukti betapa mesra dan betapa mereka saling mencintai saat itu. Berkat bakat bahasa yang dimilikinya, Alexandra dengan cepat menguasai bahasa Denmark. Hal ini menjadi nilai plus bagi Alexandra di mata Ratu Denmark. Kebahagiaan pernikahan ini terus berlanjut hingga Alexandra melahirkan dua orang pangeran di tahun 1999 dan 2002.

Setelah menikah, Alexandrapun mulai ambil bagian dalam kegiatan humas kerajaan Denmark. Ia sangat mencintai kegiatan tersebut hingga diberi sebutan 「Lady Diana Eropa Utara」oleh masyarakat. Sebaliknya, Pangeran Joachim yang semakin sering pergi ke lapangan olahraga, sirkuit balap,konser music rock,dan kegiatan lain yang serupa, diberi sebutan "Pangeran Pesta Pora" oleh masyarakat. Perebedaan hobbi membuat jarak diantara Alexandra dan Joachim semakin besar. Alexandra menikah dengan Joachim semata­mata karena cinta, bukan demi menyandang status Putri Denmark. Oleh karena itu, ketika jarak antara mereka semakin besar, Alexandrapun dengan berani melepaskan status putri Denmark yang disandangnya. Pada tahun 2004 ia berpisah dengan Joachim dan tahun 2005 mereka resmi bercerai, namun keajaan Denmark tidak mencopot status putri kerajaan yang disandangnya. Setelah mereka bercerai, 95% masyarakat Denmark berpendapat bahwa Joachim bersalah terhadap Alexandra.

Setelah menikah, Martin memperlakukan 2 pangeran kecil dengan sangat baik. Namun ternyata pernikahan tersebut hanya bertahan selama 8 tahun. Martin berumur 37 tahun dan Alexandra sudah berumur 51 tahun saat itu. Perceraian mereka disebabkan oleh perbedaan cara pikir.

Alexandra adalah seorang wanita yang mandiri dan ia tidak pernah memusingkan apa kata orang lain akan dirinya karena ia hidup hanya untuk dirinya sendiri!

Sumber: Cerpen.co.id
Admin

I'm just a woman blogger who tried to learn things and share evething about women need to know


EmoticonEmoticon