News Wanita

Jarak Aman Dan Ideal Untuk Hamil Lagi

Merencanakan sebuah kehamilan bukanlah sesuatu yang mudah. Memerlukan banyak persiapan untuk hamil lagi setelah melahirkan baik persiapan mental, fisik dan finansial. Karena itu, perlu diketahui jarak aman dan ideal untuk hamil lagi.



Dokter spesialis kandungan dari RSPI Pondok Indah, dr. Yassin Yanuar, SpOG, MSc menjelaskan bahwa bukan masalah bila wanita ingin segera hamil usai melahirkan karena secara biologis, tidak lama setelah wanita melahirkan dia bisa sajahamil lagi.

Namun, banyak hal lain yang perlu diperhatikan meliputi kesiapan ekonomi dan mental. Menurutnya, lebih baik anak yang baru lahir dirawat dulu hingga menginjak tiga tahun sambil mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan jika memang ingin segera hamil lagi.

Baca: Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

Selain faktor mental dan ekonomi, hal lain yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah faktor kesehatan. Apakah sang wanita memiliki risiko penyakit tertentu selama hamil dan saat melahirkan atau tidak.



Akan sangat berbahaya bila wanita langsung hamil lagi usai menjalani masa nifasnya. Meski tidak semuanya, banyak wanita yang mengalami gangguan psikologis seperti rasa cemas, depresi, mudah marah hingga kehilangan nafsu makan. Belum lagi jika kelahiran anak sebelumnya melalui operasi caesar, paling tidak membutuhkan waktu minimal dua tahun untuk hamil lagi.

Dengan berbagai alasan dan pertimbangan tersebut, dr Yassin memberikan saran jarak aman dan ideal untuk hamil lagi dan memiliki anak, yaitu minimal dua hingga 3 tahun. (OkeZone)

Baca Juga: Penelitian Mengejutkan: Wanita Yang Memiliki Paha dan Bokong Besar Berpotensi Punya Bayi Cerdas

TERNYATA Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Kanker Payudara dan Rahim

Islam sangat fokus dalam hal-hal yang berkenaan dengan kesehatan ibu, anak, dan juga hak-hak ibu dan anak. Sehingga bagi ibu yang menolak menyusui anaknya padahal ia mampu, mendapat ancaman di dunia maupun akhirat yang begitu mengerikan.
TERNYATA Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Kanker Payudara dan Rahim


“Kemudian Malaikat itu mengajakku melanjutkan perjalanan, tiba-tiba aku melihat beberapa wanita yang payudaranya dicabik-cabik ular yang ganas. Aku bertanya: ‘Kenapa mereka?’ Malaikat itu menjawab: ‘Mereka adalah para wanita yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa alasan syar’i)”. (HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya 7491, Ibnu Khuzaimah 1986, dan Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’ush Shahih menyatakan: “Ini hadits shahih dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu.” Hadis ini juga dinilai shahih oleh Imam Al-Albani).
Di saat banyaknya wanita yang tidak mau menyusui anaknya karena takut bentuk tubuhnya memburuk, atau kekhawatiran lainnya, Islam justru menyuruh para ibu untuk menyusui anaknya, dan rupanya terkandung hikmah yang sangat besar di balik perintah menyusui ini.

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” (Al-Baqarah: 233).
Rupanya, menyusui anak memiliki manfaat mencegah kanker payudara dan juga rahim. Subhanallah!

Penelitian ilmiah menyebutkan bahwa wanita yang komitmen dengan masa menyusui yang telah ditetapkan Al-Qur’an akan terhindar dari pengaruh hormon estrogen yang berbahaya. Ini mengingat, kanker payudara terjadi disebabkan menumpuknya estrogen pada tubuh, sehingga memicu pembengkakan pada payudara dan pembusukan rahim. Dan menyusui merupakan sebuah proses hormonal yang terjadi salah satunya yaitu menekan kadar hormon estrogen.

Jelas bahwa menyusui bukan hanya baik untuk kesehatan dan kecerdasan bayi tapi juga kesehatan si ibu.

“Menyusui bukan hanya baik untuk bayi tapi juga si ibu,” kata ketua peneliti Dr. Alison M. Stuebe dari Universitas North Carolina, Chapel Hill, Amerika Serikat (AS).

Kesimpulan studi ini diperoleh dari penelitian terhadap 60.075 perawat yang baru melahirkan dan berpartisipasi dalam studi Nurse’s Health Study yang berlangsung antara tahun 1997 dan 2005.

Pada akhir Juni 2005 diketahui ada 608 wanita (sekitar satu persen) yang menderita kanker payudara di usia sekitar 46 tahun. Selain itu para peneliti juga melaporkan, wanita yang keluarga dekatnya menderita kanker payudara, risikonya berkurang hingga 59 persen bila mereka menyusui bayinya.

Berdasarkan penelitian, bila seorang wanita tidak menyusui, jaringan di payudaranya akan kembali seperti pada saat sebelum hamil dan hal ini bisa menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan yang berlangsung sangat progresif diketahui berkaitan dengan kanker payudara.

“Hipotesa kami, wanita yang menyusui atau mengonsumsi obat penekan produksi ASI akan mencegah terjadinya peradangan,” tulis sebuah laporan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Archieves of Internal Medicine (Kompas, 11/08/2009).

Secara general, menyusui sangat berguna bagi kesehatan. Di antaranya, dapat mengurangi perdarahan setelah persalinan, mempercepat pengecilan rahim, menunda masa subur, mengurangi anemia, mencegah kanker ovarium dan kanker payudara, serta menjaga ibu agar tetap langsing.

Sebuah laporan penelitian dalam Jurnal Obstetri dan Ginekologi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Center for Research on Health Care, University of Pittsburgh, melaporkan bahwa perempuan yang menyusui lebih dari 12 bulan bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 10 persen.

Penelitian ini melibatkan 140.000 perempuan menopause dengan rata-rata usia 63 tahun. Perempuan tersebut memberikan informasi mengenai pola makan dan sejarah menyusui, data BMI (body mass index/indeks massa tubuh) serta riwayat medis. Selama penelitian partisipan dikirimkan laporan medisnya dan waktu rata-rata penelitian ini adalah 8 tahun.

Baca juga: Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

TERHARU!!! Wanita Ini Operasi Plastik Gratis di Korea, Lihat Wajahnya Sekarang

Korea dikenal sebagai negara jagonya ‘operasi kecantikan’. Kepiawaian klinik kecantikan di Korea untuk mempermak wajah, sudah terkenal tak hanya di Asia, bahkan juga sampai ke negara maju di Eropa.

TERHARU!!! Wanita Ini Operasi Plastik Gratis di Korea, Lihat Wajahnya Sekarang


Kehebatan Korea soal hal itu, juga bisa dilihat dalam acara televisi bertajuk Let Me In Thailand.

Acara ini adalah sebuah acara reality show, yang menampilkan sejumlah wanita Thailand yang bersedia untuk menjadi sukarelawan operasi kecantikan.


Lin (23), adalah salah satu dari contoh paling sukses yang pernah ada.

Dari seorang wanita yang tak percaya diri bahkan untyuk sekadar berselfie, kini Lin bahkan ditawari sejumlah agensi Thailanduntuk menjadi model.

Lihat saja foto wajah Lin saat ini :

Dikutip dari artikel yang diterbitkan media Thailand, The Bangkok Coconut, Lin, yang bernama lengkap Wongtawan Panuprateep, adalah wanita pertama yang ditawari menjadi sukarelawan acara ini.

Lin drop out dari kuliahnya karena tak punya cukup uang.








Ia ingin bekerja, tapi banyak perusahaan yang menolaknya, karena ia tak ‘berpenampilan baik’.

Dengan wajah barunya, kini bisa ditebak, Lin tak akan sulit mecari pekerjaan.

“Aku ingin punya pekerjaan yang bagus. Aku ingin memberi ibuku kehidupan yang lebih baik,” kata Lin.






Setelah terpilih dalam acara reality show ini, tim operasi wajah bekerja keras untuk mempermak wajah Lin.

Rahang Lin, menjadi tantangan terbesar tim dokter.

Adapun bagian wajah Lin yang dioperasi adalah gigi,rahang, mata, dan hidung.

Terakhir, suntikan Botox membuat Lin kini menjadi orang yang betul-betul berbeda.

“Aku sungguh menyukainya,” kata Lin hampir menangis ketika melihat wajahnya pertama kali.

“Aku sangat tersanjung. Ini adalah kesempatan terbaik yang pernah kudapat dalam hidupku,” kata dia. (*)

Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

Usia kandungan memasuki empat bulan merupakan masa yang paling istimewa. Dalam ajaran Islam, usia itu merupakan saat ruh ditiupkan ke dalam janin yang telah tumbuh di kandungan seorang ibu.

Bisa disebut pula, kehidupan seorang manusia baru dimulai di usia ini yakni doa ibu hamil 4 bulan. Yaitu ketika ruh sudah bersemayam di dalam janin. Maka sangat dianjurkan saat kandungan memasuki usia empat bulan ini, seorang ibu harus rajin untuk merangsang komunikasi kepada sang calon bayi, terutama rangsangan seperti sering mendengarkan murotal atau membaca Al-Qur’an.

Karena momen ini teramat istimewa, dianjurkan untuk memohon kebaikan kepada Allah SWT. Ini agar sang anak kelak mendapatkan kebaikan dan tumbuh sebagai manusia yang berakhlak. Sang ibu dan bapak harusnya lebih rajin untuk menjalankan ibdah wajib dan juga sunnah, supaya anaknya kelak terlahir soleh dan solihah seperti kedua orang tuanya. Doa ibu hamil.


Sebagian muslim terkadang menggelar hajatan ketika usia kandungan seorang ibu masuk periode ini. Hajatan ini dimaksudkan untuk mendoakan si janin mendapat kebaikan dari Sang Pencipta.
Berikut lafal doa yang dianjurkan dibaca saat usia kandungan masuk 4 bulan menurut agama islam:

“Allahummahfazd waladii maadaama fii bathnika wasyfihi anta syaafil laa syifaa illa syofaauka syifaa allaa yughaadiru saqama.
Allahumma showwirhu hasanata watabbit qalbahu iimaanambika wabi rasuulika.
Allahumma akhrijhu mimbathnii waqta wilaadatii sahlaw watasliimaa. Allahummaj’alhu shohiihan kaamilaw wa’aaqilan hadziqon ‘aliman ‘aamilaa.
Allahumma thowwil ‘umrohu washohhih jasadahu wahasan khuluqohu wafshoh lisaanahu wa ahsin shoutahu liqirooatil hadiitsi walquraani bibarakati muhammadin shollallahu ‘alaihi wa sallam. walhamdulillahi robbil ‘aalamiin.”

Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

Artinya:

“Ya Allah, peliharalah dia selama berada dalam kandungan ibunya. Sehatkanlah dia, karena sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang bisa menyehatkan. Tiada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikitpun.
Ya Allah, Bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang bagus dan tetapkanlah hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu.
Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna.
Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya.
Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya, fasihkanlah dan merdukanlah suaranya untuk membaca Alquran dan Alhadist dengan berkah NabiMuhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

Doa ini harus dibaca rutin tiap usai sholat fardhu atau dalam keadaan apapun hendaknya kita sering membaca doa ini. karena apa? Karena setiap oran tua pasti inginkan anak yang terlahir sehat, soleh atau solehah, cantik atau ganteng, berakhlak baik dan juga cerdas. Doa ibu hamil.

Sehingga, sering seorang ibu memperhatikan asupan gizi dan pola hidupnya saat sedang hamil. Sang ibu juga harus sering membaca doa ini saat usia mulai masuk empat bulan, hingga kandungan sampai berusia sembilan bulan. Membaca doa lain pun juga diperbolehkan, karena semakin banyak dan sering doa yang kita panjatkan kepada Allah, maka tentu Allah akan sering mendengar permintaan kita. Dengan izinNya, semua akan menjadi nyata. Doa ibu hamil.

Doa Ibu Hamil yang Dianjurkan Untuk Muslimah Saat Kandungan Berusia 4 Bulan

Inilah tentu mengapa seoran suami harusnya memilih istri yang agamanya bagus cerdas, sabar dan juga telaten. Karena cantik, harta atau nasabnya saja tidak cukup mampu untuk membuat sang janin mendapatkan saupan rohani yang cukup, seperti apa yang dipaparkan diatas tadi. Sehingga peran seorang ibu dengan kandungannya sangatlah penting dan mendominasi, untuk melahirkan anak-anak yang luar biasa. Doa ibu hamil.

Jika kamu saat ini sedang mengandung, maka jangan lupa untuk membaca doa ibu hamil yang sudah dipaparkan diatas ya sob?, dan buat kamu calon ibu, penting untuk mempersiapkan hal ini, supaya kelak jika kamu menghadapi fase ini, kamu tidak akan kaget dan sudah tau apa yang harusnya kamu lakukan supaya janin yang ada dalam kandunganmu sehat hingga proses lahiran. Tak hanya itu, peran ayah juga sangat penting untuk ikut mendoakan sang calon bayi, sehingga doa antara suami istri bisa bersatu dan lebih berkah. Amin

Baca juga : Inilah Ciri-ciri Wanita Yang akan Membawa Rezeki Buat Suaminya

Silakan di Share..

Sumber : mumus.me

5 Gejala Yang Tidak Boleh Diabaikan Perempuan

Tanpa Anda sadari, tubuh Anda memberikan sinyal akan kondisi kesehatan yang mungkin bisa menjadi masalah. Beberapa gejala yang harus diperhatikan kaum perempuan, Berikut ini 5 gejala yang tidak boleh diabaikan oleh Anda wanita yang kami kutip dari dw.com


1. Pandangan Berkunang-Kunang Usai Olahraga

Mungkin ini hanya masalah di dalam telinga, sinus, atau Anda berlatih terlalu keras. Alasan yang lebih serius: jika Anda sudah minum air, berolahraga pada suhu normal, dan ini belum pernah Anda alami sebelumnya, mungkin Anda mengalami masalah jantung. Seperti denyut jantung yang tidak teratur atau masalah dengan katup yang memungkinkan darah mengalir melalui jantung.

2. Diare di Tengah Malam

Jika hanya terjadi sekali, mungkin Anda hanya makan sesuatu yang sudah kadaluarsa. Tapi jika Anda sering harus bangun dari tidur untuk buang air besar, maka Anda bisa mengalami infeksi atau penyakit radang usus.

3. Pendarahan Berlebih Saat Menstruasi

Kalau haid Anda teratur tapi pendarahannya berlebihan, penyebabnya mungkin adalah fibroid, tumor jinak yang tumbuh dalam rahim dan rata-rata dialami 20-80 persen perempuan sebelum usia 50 tahun. Walau jinak, bisa timbul konsekuensi serius seperti anemia, letih, sulit hamil, dan meningkatkan terjadinya komplikasi saat kehamilan.

5 Gejala Yang Tidak Boleh Diabaikan Perempuan


4. Berat Badan Turun Drastis Tanpa Diet

Ini bisa merupakan gejala penyakit Crohn, yang menyulitkan tubuh untuk menyerap nutri dari makanan. Namun, turunnya berat badan tanpa diet hingga 5 kg atau lebih bisa merupakan pertanda awal penyakit kanker. Biasanya dikaitkan dengan penyakit kanker pankreas, lambung, esofagus dan paru-paru.

5. Penglihatan Memburuk

Jika secara tiba-tiba penglihatan Anda memburuk tanpa mengalami rasa sakit, maka ini bisa merupakan gejala stroke, ujar Emily Graubart MD pakar ophthalmologi. Perempuan lebih beresiko terkena stroke dibanding pria. Dan stroke tidak hanya dialami pasien yang lanjut usia. Antara 1988 dan 2004, jumlah perempuan usia 35-54 tahun yang terkena stroke bertambah tiga kali lipat.

Itulah 5 Gejala Yang Tidak Boleh Diabaikan Perempuan, paling tidak jika mengalami 5 hal diatas segera kunjungi dokter. Tolong di shrare..

Baca Juga: JIKA ANDA SEDANG HAID JANGAN LAKUKAN INI, BAHAYA!!

Sumber: dw.com

Inilah Proses Tubuh Wanita Saat Menjalani Proses Persalinan, Semoga Kita Bisa Lebih Menghargai WANITA setelah membaca artikel ini.

Inilah Proses Tubuh Wanita Saat Menjalani Proses Persalinan, Semoga Kita Bisa Lebih Menghargai WANITA setelah membaca artikel ini.

Proses melahirkan normal yang dialami tiap ibu hamil berbeda-beda, namun pada dasarnya ada dua tahapan yang akan dilalui ibu hamil sebelum akhirnya bertemu dengan buah hati tercinta.

Dilansir Dailymail, Sabtu (10/10/2015), dua tahapan melahirkan normal yang pertama adalah ketika ibu hamil mulai mengalami kontraksi.

Inilah Proses Tubuh Wanita Saat Menjalani Proses Persalinan,


Perubahan terjadi pada ukuran leher rahim atau dikenal dengan istilah pembukaan. Tahapan selanjutnya adalah proses mendorong bayi hingga terlahir ke dunia.

Kemudian tahapan melahirkan normal diakhiri dengan keluarnya plasenta beberapa menit setelah bayi dilahirkan.



Baca Juga Penelitian ini : Wanita Yang Memiliki Paha dan Bokong Besar Berpotensi Punya Bayi Cerdas

Tahapan Pertama

Pada tahapan ini Anda akan mengalami dua proses, yaitu fase awal dan fase aktif. Pada fase awal, leher rahim Anda akan menipis dan mulai terbuka. Kontraksi ringan akan Anda rasakan pada fase ini. Biasanya kontraksi berlangsung selama 30 hingga 90 detik dengan jarak kedatangan yang teratur, misalnya tiap 5 menit.

Seiring berjalannya waktu, leher rahim Anda akan mulai terbuka sedikit demi sedikit. Anda pun akan melihat lendir bercampur darah keluar dari vagina. Fase awal berakhir ketika pembukaan leher rahim mencapai 4 cm.

Namun untuk waktu pasti yang diperlukan untuk mencapai pembukaan tersebut berbeda-beda pada tiap individu. Jika ini kehamilan pertama Anda, fase ini pada umumnya akan memakan waktu 6-12 jam.

Pada ibu hamil lainnya, bisa lebih lama atau lebih pendek. Jika sebelumnya Anda sudah pernah melahirkan, kemungkinan fase ini akan berjalan lebih cepat.

Sementara pada fase aktif, leher rahim ibu hamil akan melebar lebih cepat. Pembukaan leher rahim pada fase ini mencapai 10 cm.

Kontraksi yang datang pun akan lebih kuat, lebih lama, dan lebih sering. Ibaratnya Anda sudah tidak mampu lagi berbicara ketika mengalami kontraksi seperti ini.

Rasa tidak nyaman mulai Anda rasakan pada fase ini. Anda bisa merasakan kram kaki, tekanan pada punggung, dan mungkin merasa mual. Jika belum terjadi, air ketuban Anda akan pecah pada fase ini.

Jika Anda masih di rumah pada fase ini, maka inilah waktu yang tepat untuk bergegas ke rumah bersalin.

Intensitas rasa sakit yang akan Anda alami pada tahapan ini akan meningkat. Jika Anda tidak kuasa menahannya, Anda bisa minta obat pereda rasa sakit atau suntik bius. Selain dengan obat dan suntikan, rasa sakit bisa juga dihilangkan dengan cara alami.

Fase aktif biasanya berlangsung antara 4-8 jam, jika ini adalah kehamilan pertama Anda. Namun hal ini kembal lagi kepada individu masing-masing.


Tahapan Kedua

Tahapan ini disebut sebagai proses mendorong bayi agar keluar dari tubuh Anda. Pada tahapan inilah semua tenaga Anda harus dikerahkan.

Memasuki tahapan ini, Anda tidak lagi merasakan kontraksi seperti pada fase aktif. Jarak kedatangannya tidak begitu dekat sehingga Anda memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat sebelum kemunculan kontraksi yang berikutnya.

Secara perlahan-lahan posisi bayi Anda akan turun ke jalan lahir. Anda disarankan untuk bersabar saat menunggu bayi turun dan tidak perlu tergesa-gesa untuk mendorongnya agar cepat keluar. Biarlah rasa ingin mendorong datang secara alami. Bersabar juga bisa membuat tubuh Anda rileks dan tidak stres.

Jika bayi Anda sudah berada di pintu bawah panggul Anda, kemungkinan rasa ingin mendorong akan hadir dengan sendirinya.

Namun jika bayi Anda masih jauh dari pintu bawah panggul, kemungkinan Anda tidak akan merasakan sensasi ingin mendorong.

Setelah beberapa saat, akan terlihat tonjolan pada jaringan antara vagina dan anus ketika Anda mendorong. Tidak lama kemudian, kulit kepala bayi akan terlihat.

Bagi seorang ibu, ini adalah momen yang ditunggu-tunggu. Jika Anda penasaran, Anda bisa meminta cermin untuk melihat kulit kepala si Buah Hati.

Saat ini rasa ingin mendorong akan terasa lebih kuat. Tekanan kepala bayi Anda pun akan terasa lebih intens yang kemungkinan akan diiringi oleh rasa terbakar yang kuat akibat meregangnya jaringan antara vagina dan anus Anda.

Makin Anda mendorong, maka kepala bayi akan makin terdorong keluar. Dengan dorongan berikutnya, kepala bayi akan keluar dengan sempurna.

Kepala bayi Anda kemudian akan menyamping karena bahunya mulai berputar untuk bersiap-siap menuju pintu kelahiran. Dengan dorongan, bahunya akan terlihat disusul oleh tubuh.

Selamat, bayi Anda sudah lahir. Mulut dan hidung si Kecil akan dibersihkan agar mudah bernapas.

Sesampainya di dunia, si Kecil yang berlumuran lendir darah ini akan dikeringkan menggunakan handuk oleh suster. Bayi Anda akan dibungkus agar selalu dalam keadaan hangat.

Selanjutnya, jika tidak ada komplikasi, Anda bisa bertemu dengan si Buah Hati yang telah Anda kandung selama berbulan-bulan lamanya. (tribun)

Itulah Proses Tubuh Wanita Saat Menjalani Proses Persalinan, Semoga Bermanfaat  ..

Silahkan Share Artikel ini Ke semua Temanmu agar wanita bisa lebih dihargai ...

Jangan lupa Baca : Ladies!! Waspada 5 Penyakit Penyebab Nyeri Haid
Via:9trendingnews.blogspot.com

Wanita Pakai Sepatu High Heels Bisa Mandul dan Bahkan Alami Gangguan Jiwa

Sepatu High Heels memang merupakan sepatu trend masa kini. High Heels juga dianggap mampu menunjang dan mempercantik penampilan wanita.

Tapi tahu kah anda khususnya bagi kaum wanita, bahwa sepatu high heels atau biasa disebut sepatu hak tinggi, memiliki bahaya yang cukup mampu meresahkan kesehatan kita ?

Wanita Pakai Sepatu High Heels Bisa Mandul dan Bahkan Alami Gangguan Jiwa


Sejarah Sepatu Tumit Tinggi

Perancis memang dikenal sebagai kota kiblatnya mode. Di sanalahsepatu tumit tinggi muncul pertama kali, yaitu sekitar abad tujuh belas.

Konon laki-laki dan perempuan dari kalangan aristocrat mengenakan sepatu model ini. Tentu saja saat itu tujuannya bukan mencari gaya baru dalam dunia mode, namun sekedar melindungi kaki dan ujung pakaian agar tidak basah saat turun hujan.

Tradisi ini kemudian berkembang dan menjadi mode di kalanganwanita secara khusus sampai hari ini.


Tinjauan Medis

Dilansir Muslimahzone.com Salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh sepatu berhak tinggi adalah osteoarthritis. Osteoarthritis adalah bagian dari penyakit radang sendi atau arthritis.Gejalanya berupa nyeri dan kaku di persendian tulang.

Umumnya keluhan muncul di persendian lutut dan panggul. Bila dibiarkan bisa menyebarkan nyeri ke bagian otot sekitarnya. Dengan hak sepatu yang tinggi, tubuh akan menjadi lebih condong ke depan. Tentunya terpiculah penyakit radang sendi.

Studi yang dilakukan American Academy of Orthopaedic Surgeons beberapa tahun lalu, membuktikan bahwa perempuan yang sering menggunakan sepatu berhak tinggi terutama yang diatas 5 cm, banyak yang mengalami radang sendi di sekitar lutut, paha, tulang panggul, bahkan ada yang sampai ke tulang belakang.

Penggunaan sepatu berhak tinggi akan semakin mengundang resiko penyakit bilamana hak yang dijadikan sandaran berpijak berdiameter kecil.

Hak sepatu yang kecil sudah barang tentu menyebabkan pijakan kaki tidak stabil, apalagi bila pemakainya bertubuh gemuk. Agar tubuh tidak terjatuh, secara refleks otot-otot sekitar lutut kerap bekerja keras menjaga keseimbangan tubuh, otot-otot lutut tidak bisa rileks.

Inilah yang menyebabkan kaki mudah lelah, capek, dan terserang kram. Menurut dr. Aileen C Siahaan, SpRM dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, pemakaian sepatu yang tidak sesuai biomekanik langkah kaki dalam waktu lama bisa mengubah bentuk kaki dan membuat otot-otot betis dan tumit cedera.

Biomekanik adalah aturan mekanik kaki untuk berjalan, yaitu ketika tumit kaki mengangkat dan beban tubuh ditumpukan pada bagian depan kaki baru kemudian kaki diayun ke depan.

Memakai sepatu dengan tumit tinggi diatas lima sentimeter, membuat kaki anda terus-menerus jinjit. Artinya otot akhiles yang berada di tumit belakang dan otot betis terus-menerus dalam keadaan tegang.

Pembuluh darah tertekan dan akhirnya mengakibatkan varises. Selain itu, orang yang berdiri dengan posisi kaki jinjit akan cenderung menyeimbangkan badan dengan cara menegakkan punggung. yang dapat diikuti dengan sakit pinggang. “Ini untuk kaki normal.

Bagaimana jika kakinya bermasalah, seperti telapak kaki datar (kaki bebek). Kaki bermasalah bila memakai hak tinggi, otot-otot kakinya makin tersiksa karena bekerja ekstra keras untuk menyeimbangkan badan,” ujar dr. Aileen.


Mengganggu Kesuburan

Dr. Adel Naseer, wakil Dekan Fakultas Pengobatan Alami di Cairo mengatakan: “Ada sekitar 210 peneliti di seluruh dunia yang memperingatkan kaum wanita akan bahayanya mengenakan sepatu hak tinggi.

Bahaya tersebut amat banyak dan serius, yang paling serius diantaranya ialah terjadinya kontraksi yang terus menerus pada otot belakang kaki, yang berujung pada penyakit varises akibat tertekannya pembuluh darah kaki. Bahaya serius lainnya ialah terjadinya pembengkokan dan cacat tulang punggung.

Pengaruh negatif sepatu hak tinggi juga mencakup daerah rongga panggul hingga bentuknya jadi tidak normal dan ukuran pantat semakin besar.

Gangguan rongga panggul (pelvis) pada wanita hamil dapat menyebabkannya sulit melahirkan. Sedangkan pada kondisi terburuk, hal tersebut bisa mengurangi kesuburan si wanita atau bahkan menjadikannya mandul.

Tekanan pada ujung kaki juga menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada rongga panggul (pelvis), hingga menyebabkan kacaunya siklus haid si wanita dan rasa sakit berlebih tatkala datang bulan. Peringatan serupa disampaikan pula oleh seorang pakar kesehatan Inggris.

Menurut dr. Naseer, problem yang ditimbulkan oleh sepatu hak tinggi tidak berhenti sampai di sini.

Pemakaian sepatu hak tinggi juga bertanggung jawab atas munculnya rasa sakit di leher dan bahu, serta rasa lesu dan pusing-pusing. Ia juga bertanggung jawab terhadap rontoknya rambut, lewat pengaruh buruknya pada organ dalam wanita.


Gangguan Kejiwaan

Diantara hasil riset yang paling aneh dalam hal ini, ialah adanya kemungkinan terserang gangguan kejiwaan yang berbahaya. Dr. Naseer menyebutkan tentang sebuah penelitian di barat, yang memperingatkan bahwa pemakaian sepatu hak tinggi dapat berakhir pada penyakit schizophrenia yang mengganggu fungsi berfikir.

“Pemakaian sepatu hak tinggi telah ada sejak seribu tahun lalu, dan telah menunjukkan adanya gejala-gejala awal schizophrenia. Walau hal ini sifatnya masih asumsi ilmiah, toh keselamatan tetap harus diutamakan.

Semua orang tahu tentang kaidah kesehatan yang mengatakan bahwa ‘mencegah lebih baik dari pada mengobati’. Apalagi jika masalahnya berkaitan dengan telapak kaki yang kenyamanan tubuh bermula darinya”, ungkap Naseer.

Bahaya lain yang mungkin timbul adalah neuroma, semacam pembengkakan syaraf yang terkenal dengan nama Morton’s neuroma atau plantar neuroma.

Keduanya nampak pada jari tengah dan telunjuk kaki. Efek dari neuroma ini ialah rasa nyeri yang luar biasa pada kaki dan rasa terbakar.

Baca Juga: Ladies!! Waspada 5 Penyakit Penyebab Nyeri Haid